Rabu, 06 Februari 2013

13.13
2
Kenapa saya suka Metro TV? Sejak kapan saya menjadi selalu ‘pro’ terhadap Metro TV?
Pertanyaan itu selalu ditujukan ke saya, sahabat, teman yang telah mengenal saya dan heran kenapa saya suka dengan stasiun TV berlogo Elang jantan ini.
Mari kita mulai,
Semua berawal ketika saya duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP) kelas 7 semester I. Seorang teman sekelas saya menyarankan saya untuk menonton tayangan Metro Files di Metro TV yang saat itu menayangkan seputar Presiden pertama RI, Ir. Soekarno. Teman saya yang satu ini memang sangat mengagumi sosok Ir. Soekarno, jadi setiap ada tayangan yang membahas tentang Ir. Soekarno dia pasti menontonnya. Untuk kali ini kebetulan saya disuruh menonton dan menyimak acara tersebut. Dengan rasa antara ingin nonton dan tidak ingin menonton akhirnya saya memantapkan diri untuk menonton acara mingguan tersebut.
Menunggu saat-saat acara itu tiba, saya memperhatikan layar Metro TV, memang saya jarang sekali melihat stasiun TV ini. Karena pada saat itu yang terpikir di benak saya adalah “apa yang mau ditonton, acara berita semua”, lebih kurang seperti itu. Bermenit-menit saya perhatikan layar Metro TV, yang menarik perhatian saya adalah News Ticker yang berjalan dibawah layar Metro TV. Saya terus memperhatikan kilasan-kilasan berita yang berjalan itu, dan ini sangat menarik perhatian saya, alih-alih untuk menonton Metro Files pun justru saya malah keasyikan memperhatikan News Ticker Metro TV hingga acara itu selesai.
2 hari berlalu, saat itu saya baru pulang sekolah dan tiba dirumah sekitar jam 6 sore. Saya iseng untuk menonton kembali Metro TV, saat menyetel saluran Metro TV yang muncul adalah program Metro Hari Ini. Sebuah program berita yang untuk pertama kali saya menyaksikan program tersebut selama seumur hidup saya, padahal Metro TV sudah mengudara hampir 6 tahun pada saat itu, dan saya baru menyadari ada program berita dengan nama Metro Hari Ini.Metro Hari Ini yang saya tonton saat itu dibawakan oleh presenter Najwa Shihab. Saya perhatikan dari mulai Opening, Grafis, News Ticker, Presenter dan penyajian beritanya dengan seksama. Sebuah TV Berita yang sangat bagus dan memberikan pengalaman berbeda saat saya menontonnya. Saya berdecak kagum dan mulai jatuh hati dengan Metro TV.
Hari-hari saya terus saya isi dengan menonton Metro TV, saya semakin suka dengan News Channel ini. Percaya atau tidak, setiap program Metro Hari Ini (MHI) mulai saya langsung membesarkan volume televisi. Karena saya sangat suka dengan Soundtrack Opening MHI berdurasi 30 detik tersebut, begitu menggelegar Soundtracknya untuk sebuah program hard news, sangat istimewa. Hingga saat ini saya mencari opening MHI tersebut di situs-situs penyedia layanan video, namun belum mendapatkan hasil.
Saya pun juga suka menyimpan beberapa file gambar, video, kutipan, soundtrack hingga mencari font yang sering muncul di Metro TV. Pencarian font merupakan hal yang cukup melelahkan dan membutuhkan waktu yang cukup lama, karena saya mempunyai informasi mengenai jenis font yang digunakan, jadi saya secara mandiri mencari dengan menebak, mencari satu persatu jenis font yang dimaksud, tapi itu semua membuahkan hasil dan saya mendapatkan font yang dimaksud, meski asli atau tidak yang saya dapatkan, tapi setidaknya mirip dengan font yang Metro TV sering gunakan. Semua file tentang Metro TV dari mulai gambar, video, kutipan, soundtrack, dan font tertata rapi dan lengkap di file saya.

Ada kisah menarik tentang pengalaman saya yang pastinya kurang patut dicontoh. Saya pernah bolos sekolah saat Ulang Tahun Metro TV ke 8. Bolos dengan alasan sakit, berdiam diri dirumah dan menyaksikan rangkaian acara HUT ke 8 Metro TV yang bertajuk PROUD OF OUR NATION. Ini saya lakukan demi ingin menonton rangkaian acara spesial di HUT Metro TV ke 8. Tidak sia-sia, saya yang sudah bangun jam setengah 5 pagi agar tidak terlewat satu pun rangkaian acara pada saat itu berdecak kagum karena Metro TV mengubah tampilan grafisnya secara keseluruhan. Tampilan yang lebih dinamis dan segar terpancar dari layar Metro TV, karena grafis didominasi warna putih-biru, spektakuler. Acara demi acara spesial saya tonton hingga tengah malam alias seharian penuh, sebuah pengalaman yang menarik.

Tidak terasa sudah cukup lama saya mengagumi Metro TV, dari mulai program acara, presenter tidak pernah saya lupa, saya hafal dan rasanya sudah diluar kepala. Namun, belum lengkap ketika seorang ‘penggemar’ belum menemui idolanya, saya ingin mengunjungi kantor Metro TV. Pemikiran untuk mengunjungi kantor Metro TV sudah cukup lama kurang lebih 4 tahun, namun baru terlaksana pada tahun 2010, tepatnya tanggal 3 April 2010. Itulah kunjungan pertama saya ke kantor Metro TV, saat itu saya baru mengunjunginya saja dan sekedar ingin tahu dimana kantor Metro TV itu.


Seiring waktu yang berjalan, dan berkat adanya Media Sosial, saya akhirnya mendapat info mengenai bagaimana menonton acara langsung di studio Metro TV. AWARDS NIGHT - EAGLE AWARDS DOCUMENTARY COMPETITION 2010 dengan tema Cerdas Indonesiaku, itulah acara yang saya hadiri bersama seorang sahabat saya, yang juga penggemar Metro TV pada tanggal 23 Oktober 2010. Sebuah acara LIVE yang membuat saya kagum, gembira dan seakan tidak percaya, bagaimana tidak, saya yang untuk pertama kalinya mendapat undangan secara tidak resmi pada waktu itu (karena undangan untuk menonton saya dapatkan melalui pesan facebook) bisa masuk ke Grand Studio Metro TV dan menonton acara LIVE pertama di Metro TV. Sebuah kebanggaan tersendiri bisa masuk dan duduk menyaksikan acara LIVE di Metro TV, dengan kata lain, saya yang baru pertama kali masuk ke Grand Studio Metro TV, pertama kali menonton acara langsung di studio, lalu menyaksikan acara LIVE yang mengudara saat itu pula. Sebuah paket pengalaman yang sangat luar biasa, dan tidak akan pernah saya lupakan.
Setelah pengalaman itu, saya semakin aktif untuk mencari info mengenai bagaimana caranya untuk bisa menonton acara di studio Metro TV. Beberapa acara yang pernah saya tonton langsung di Metro TV selain AWARDS NIGHT - EAGLE AWARDS DOCUMENTARY COMPETITION 2010 diantaranya:
  • Stand Up Comedy Show (TAPING)
  • Kick Andy Show (TAPING)
  • Pitching Forum EAGLE AWARDS DOCUMENTARY COMPETITION 2012 (TAPING)
  • Awards Night EAGLE AWARDS DOCUMENTARY COMPETITION 2011 dan 2012 (LIVE)
Dari sekian banyak pengalaman bersama Metro TV yang menyenangkan, ada pula pengalaman tidak menyenangkan yang saya rasakan. Saya sering kali mendapat cacian, kritik atau pendapat yang tidak enak dari teman-teman saya, mereka terkadang mengkritisi dan menanyakan hal-hal yang menurut mereka ‘kesalahan’ Metro TV, keberpihakan perusahaan, anti ini itu, dll. itu semua selalu disampaikan kepada saya, yang notabene saya dilihat sebagai yang serba tahu tentang Metro TV. Oleh karena itu mereka selalu menanyakan hal-hal yang menurut mereka ‘kenapa Metro TV begini, kenapa Metro TV begitu’. Jujur saja, saya tidak bisa menjawab pertanyaan itu, karena memang saya tidak tahu persis apa masalahnya, dari pada saya berspekulasi dan salah memberi jawaban demi menyelamatkan ‘penggemar’ saya, lebih baik saya diam atau menjawab setahu saya, tidak lebih. Karena pastinya untuk menjawab pertanyaan itu semua perlu fakta dan jawaban konkret dari pihak terkait agar tidak menimbulkan kesalahpahaman yang berkepanjangan.
Ini sudah masuk tahun ke 8 saya menjadi pemirsa setia Metro TV. Mendapatkan pengalaman baru sejak saya mengenal Metro TV, namun yang terpenting adalah semenjak saya menjadi pemirsa setia Metro TV, wawasan saya terus bertambah, tahu akan perkembangan dunia yang terjadi setiap waktu. Ini semua sejalan dengan tujuan Metro TV yang selalu Mencerahkan, Mencerdaskan dan Meluaskan Wawasan untuk pemirsanya.
Sang Elang, Kepakkan Sayap-mu untuk Melanglang nan jauh di Angkasa, Melesat lebih Tinggi untuk mengarungi Cakrawala Dunia, dan Jayalah di Udara untuk terus Menginspirasi Bangsa.

Metro TV, Knowledge to Elevate.

2 komentar:

  1. Untukmu Metro TV Kamulah yang terbaik vagiku

    BalasHapus
  2. bang, soundtrack penutup nya beritanya metro tv saat mau selesai itu judul soundtrack x apa bang ,kok mirip lee ritenour / david foster

    BalasHapus